Senin, 25 Agustus 2014

SEJARAH MASA LALU UANG DAN BANK DI DUNIA (Indonesian Version)

Terkait dengan Tokoh Yahudi Freemason, Harta Nabi Sulaeman dan Emas Para Sultan Nusantara?
A.      Sejarah Uang dan Perbankan Dunia
Hal ini bermula dari Raja Sulaiman di Yerusalem tahun 930 BC, seorang Raja yang sangat sukses yang juga mengumpulkan banyak kekayaan, khususnya emas. Beliau mempunyai 600 istri dan selir dan ratusan anak-anak. Mengingat hal itu ia mengetahui bahwa kerajaannya akan runtuh setelah kematiannya, dan ia memilih salah satu yang paling dipercaya diantara para istrinya yaitu Ratu Saba atau Ratu Balqish (Ratu Boko?), untuk melindungi kekayaannya, garis keturunannya dan tradisi-tradisinya.
Beberapa waktu kemudian dia (Ratu Saba/Balqis/Boko) pergi dengan segala sesuatunya kembali kemana diperkirakan ia berasal, yaitu tanah Jawa. Disana iamembangun keraton yang kemudian dikenal dengan nama Solo (Solomon        Solo), Jawa. Di sana adalah tempat penyimpanan yang aman atas kekayaan emas, keturunan Raja Sulaeman dan tradisi religius keratonnya.
Simpanan emasnya terus berkembang. Ada aliran besar emas ke Indonesia dari Cina selama tahun 1300 M. Cina hampir bangkrut karena membeli rempah-rempah dan kayu dari Nusantara dan membayarnya dengan emas.
Dari benua Eropa selama tahun 1400-1600M, sebagian besar emas yang diambil/ditambang dari Amerika Selatan berakhir di Indonesia sebagai uang pembayaran untuk pembelian rempah-rempah paling dicari setelah emas di dunia pada saat itu. Lingkup keluarga Keraton Solo semakin meluas dan meliputi para bangsawan Cina.

Pada tahun 1040 M beberapa orang yang mengaku diri “Ksatria Kuil Solomon” (Knight Templar) menghabiskan waktu 9 tahun di Yerusalem mengeksplorasi reruntuhan Kuil Raja Sulaeman. Mereka menemukan sesuatu yang membuat mereka sangat kuat dan bersemangat ketika kembali ke Eropa. Mereka mendapatkan keistimewaan khusus dari Paus dan kemudian Ordo Para Ksatria Templar didirikan dengan akses langsung kepada Paus. Mereka dengan segera menjadi pelindung (pasukan keamanan) kekayaan Eropa dan para peziarah ke Jerusalem. Hal ini membawa pada pendirian pertama system bank yang berkerja di senatero Eropa. Orang-orang yang memiliki kekayaan dapat mendepositokan kekayaan mereka kepada para Ksatria Templar dan kemudian mengiming-imingi suatu saat mereka akan berada di “Tanah Suci”.
Pada tahun 1064 M, mereka untuk pertama kalinya membangun hubungan dengan keturunan Raja Sulaeman di Jawa.
Jumat 13 Oktober 1307, para Ksatria Templar saat itu sudah sangat kaya, berkuasa dan bisa independen (mandiri) dari kekuasaan Gereja dan organisasi negara-negara kerajaan Eropa yang luas. Ini menyebabkan Raja Perancis, bersama Paus telah berkonspirasi untuk merampas kekayaan para Templar ini dan menghancurkan kekuasaannya.
Di seluruh Eropa pada hari jumat 13 Oktober 1307, para Ksatria Templar diburu, dipenjarakan dan dibunuh. Harta dan lahan tanah mereka dirampas.
Sejak 13 Oktober 1307 para Ksatria Templar lari dan bersembunyi di 3 arah utama. Salah satu kelompok pergi ke pegunungan di Eropa Tengah, yang kemudian menjadi Swisterland. Satu kelompok lari ke Scotlandia Utara (dan Scandinavia) sementara kelompok ketiga lari ke Barat ke Portugal dan dari sana selanjutnya mereka pergi ke Amerika.


Pada tahun 1400-1500 M, sekelompok Para Ksatria Templar Scotlandia pergi dan berjalan sepanjang jalan ke Indonesia di mana mereka membangun markas di Pulau Madura. Mereka bergabung dengan keluarga Keturunan Raja Sulaeman di Jawa.
Antara tahun 1600-1700 M, Para Ksatria Templar di Jawa bersama-sama dengan saudara mereka di pegunungan Alpen (Swiss) mulai menerbitkan Kertas Sertifikat Berharga yang dibackup dengan Emas. Selembar kertas yang mewakili sejumlah tertentu emas dapat dengan mudah bergerak dan dipinjamkan, bunganya 2-3% pertahun yang dapat dibayar dengan emas.
Antara tahun 1700-1800 M, seorang bankir Jerman, menjadi bankir seorang pangeran lokal yang dengan cepat terperangkap pada hal  ini dan melihat potensi yang besar. Mereka kemudian mengubah namanya menjadi Rothschild.
Dia mempunyai 5 anak laki-laki yang dikirimkan keluar ke segala penjuru Eropa untuk mendirikan satu Bank di Negara terpilih. Mereka mendirikannya di Inggris, Perancis, Italy, Jerman, dan Austria.
Dimana mereka lalu menjadi “Para Raja” Bank. Atau sebagaimana yang kita sebut sekarang sebagai Bank Sentral. Yang pertama didirikan adalah Bank of England (BOE). Sebelum mereka meminjami Raja Inggris balok-balok Bullions Emas digunakan membayar biaya perang, mereka mendapatkan hak, dan hanya mereka saja, untuk menerbitkan kertas-kertas yang mewakili emas-emas tersebut (uang kertas).
Pinjaman para Raja akan dikenai bunga 8% untuk selamanya. Dibayar dengan emas. Tidak perlu membayar pinjaman pokoknya. Sejak Rothschild, pada gilirannya meminjamkan sertifikat emas pada tingkat bunga 2-4% pertahun, dia berada dalam bisnis yang sangat bagus. Satu-satunya batasan terhadap keuntungan banking mereka adalah kebutuhan Raja atau para Raja untuk meminjam uang. Dengan sebuah sebaran bunga 4-6% pertahun, ini adalah potensi yang sangat besar.
Sekarang dengan anak-anak perusahaannya yang berdiri di semua pojok Eropa yang penting, jalan terbaik untuk membuat uang adalah dengan meykinkan para raja pergi berperang satu sama lain, dan Rothschild lah yang membiayai semua perang tersebut.
Mereka (para bankir) itu selalu menang setiap saat. Perang selalu membangkitkan keuntungan dan hutang, diantara keduanya ada bunga bagi para bankir. Lihatlah bagaimana hutang USA sebagai pertumbuhan dari 0 di awal tahun 1900 ketika mereka menginstall FED menjadi seperti sekarang.
Setiap ada lompatan besar dalam hutang, kecuali pada depresi tahun 1930 yang disebabkan oleh sebuah perang. Perang Dunia II, Korea, Vietnam, dan lain-lain. Ini adalah taktik yang terbukti sukses yang dimulai dengan Napoleon.

Napoleon
Siapa orang yang menjadi lebih baik yang mendukung kebutuhan keuntungan dan hutang selain dariada Napoleon.? Seorang lelaki kecil dengan ego yang besar dan punya ambisi menguasai dunia luas. Perang-perang Napoleon adalah benar-benar mendapatkan pemicu awalnya dari Rothschild. Sebagai contoh pertempurang di Waterloo. Berterima kasih atas jaringan kerja superiornya sehingga mereka dapat mengetahui sebelum yang lain tahu, siapa yang akan memenangkan perang dan ini menempatkan mereka di tempat untuk membersihkan semua pasar keuangan pada hari-hari mereka.
Para pemain mengetahui dan mengawasi apa yang Rothschild telah lakukan yang harus dengan cara yang licik di lantai bursa saham Eropa yang direkayasa sedemikian rupa.Bank of China dan Bank of Japan, juga segera didirikan oleh rekanan Asia-nya. Dalam sebuah perjanjian yang ditandatangani tahun 1857, semua wilayah Asia bersetuju untuk mendapatkan control Bank of England (BoE) di luar negeri dan mengontrol semua aspek makro perbankan di wilayahnya. Hari ini, 5 dari 7 bank sentral di grup G7 dikontrol oleh kepentingan Rothschild.


FED
Bank sentral yang terakhir didirikan adalah FED. Orang-orang Amerika menolak ide bank sentral untuk jangka panjang dan ini menyebabkan krisis perbankan bersamaan dengan permainan politik yang lama untuk pada akhirnya menjadikan mereka menerima ide dengan nama undang-undang Federal Reserve Act di tahun 1913. Hal ini benar-benar merupakan “kejahatan di abad ini”.
Emas yang secara mutlak membackup semua Bank dapat dilacak ke beberapa sumber utama, yaitu: keluarga bangsawan Cina, terlacak kembali ke akarnya kembali kepada Jenghis Khan, yang menaklukan dunia yang memiliki barang yang harus dibayar dengan emas. Bangsa Indonesia dan hasil rempah-rempahnya ditambah dengan warisan emas keturunan Raja-Nabi Sulaiman. Bangsa Persia dan sebagian sisa-sisa Imperium Kuno lainnya, Kekuasaan Kolonial Inggris, Spanyol dan Portugal yang banyka mengumpulkan emas, tetapi juga banyak membelanjakannya untuk membeli rempah-rempah dan import barang-barang mewah exotic dari Indonesia.
Orang-orang Cina selalu mempunyai hubungan yang sangat erat dengan relasi bangsa Indonesianya. Ketika Daratan Utama Cina mengalami kerusuhan di pertengahan 199 aset harta mereka dipindahkan ke Taiwan pada awalnya untuk kemudian dipindahkan lagi ke Indonesia.
Hal yang sama juga terjadi pada Iran, Asset utamanya juga dibawa dan diamankan di Indonesia setelah tahun 1950an. Solo juga telah menjadi titik sentral dari perluasan besar Kerajaan Asia (Majapahit) di tahun 1300an M. Setelah tertekan kedatangan Islam, mereka mundur ke Timur. Di tahun 900-1000 M, para pendeta tinggi di Jawa mendapatkan arahan dari Ilham ilahiyah, bahwa mereka harus berjalan ke Bali (Jawa Kecil) dan mendirikan koloni yang sukses. Usaha pertama gagal. Setelah sekitar 100 tahun kemudian mereka menerima sebuah arahan perintah kedua dari para Dewa (Ilahiyah) untuk melakukan hal yang sama. Pengarahan diberikan dalam bentuk 3 kuku (Emas,Perak dan Perunggu) untuk dilepaskan kukunya dan sebuah Kuil/Candi didirikan.
Pada tahun 1500 M, semua bangsawan Keraton Solo telah berpindah ke sini (Bali) untuk menyelamatkan budaya dan tradisinya dari tekanan kerajaan Islam Demak. Antara tahun 900-1600 M, eksplorasi berikutnya terjadi dan orang-orang Nusantara pergi ke Timur. Ada jejak-jejak kebahasaan dan kebudayaan yang sangat menarik yang mengindikasikan kontak erat antara Jawa-Bali (Majapahit) dengan orang-orang Polinesia, dan Mayan/Amerika. Beberapa contoh adalah : Hawaiki, Honolulu, Maomaori mempunyai makna dalam bahasa Jawa Kuno.
Kalender Maya dan Bali menggunakan simbol-simbol yang sangat mirip. Candi-candi Solo Majapahit dan candi-candi Bangsa Maya adalah identik (Candi Piramida dan Cetho di Jawa Tengah dengan Candi Piramida di Maya Amerika Tengah).

Hubungan antara Bali/Jawa dengan Polinesia, Hawaii dan Indian Amerika
Ada banyak sarjana yang sangat dihormati di Bali, Prof.Mertha Suteja Mulyadiningrat, yang mencari jejak-jejak awal kontak sangat dekat diantara wilayah yang sangat luas. Dia menulis buku kecil, sebagai pengantar kepada topiknya, dan menunjukkan beberapa kesamaan bahasa dan budaya. Salah satunya adalah kalender yang identik dan simbol-simbol dalam kalender-kalender Bali dan Suku Maya Amerika Latin. Nama-nama dan pola rajutan kain, dan teknik bangunan juga saling berhubungan secara luas dan besar-besaran. Contoh lainnya adalah, nama seperti Hawaiki (dimana bangsa Polinesia dan Hawai berasal), itu bermakna “Jawa Kecil” di dalam bahasa Jawa Kuno. Contoh lainnya “Honolulu” yang berarti “Delapan Pulau”, dan Maomaori yang berarti “Rumah di Pojok yang jauh”, dan sebagainya.
Untuk pencarian lebih lanjut tentang tema ini, awalan yang terbaik adalah dengan membaca buku kecil Prof.Suteja yang berjudul “Dharmayana”. Leluhur Kepurwa, Bumi Kamulan-America, ISBN 979-722-244-6. Satu penjelasan yang mungkin mengapa dan bagaimana orang-orang Jawa dan Bali mempunyai kontak pelayaran laut lepas secara ekstensif (besar-besaran) dengan banyak tempat yang jauh adalah karena mereka punya hubungan dekat dan saling menikah dengan keluarga kerajaan-kerajaan Cina pada zamannya. Orang Cina saat itu adalah bangsa pelaut yang canggih dengan keahlian pemetaan yang hebat, dan mampu berlayar di lautan luas samudera, sebelum bangsa Eropa mulai mengeksplorasi dunia. Beberapa orang mengklaim bahwa Colombus sebenarnya telah punya akses dan menggunakan kapal-kapal layar Cina, ketika “menemukan” benua Amerika.


Program Pembibitan “Illuminati” (Back to the Banking Story)
Legenda dari kekuasaan bayangan di balik layar yang disebut “Illuminati” telah berkembang lama sekali di Barat. Hal ini mungkin dilihat dari bagaimana ini dimulai. Pada tahun 1200-1300 M, Ratu Roro Kidul, seorang Makhluk cantik yang bercahaya (dia secara harafiah bermakna menerangi ruangan dan tidak pernah tua) menikahi Raja Solo. Dia berjanji untuk selalu melindungi kerajaan dan akan kembali bila diperlukan, keturunannya memakai nama Cakraningrat (The Illuminated).
Antara tahun 1300-1700 M, 128 keluarga bangsawan kerajaan sedunia memulai sebuah “Program Pembibitan”.
Para bangsawan kerajaan menikah dengan sesama bangsawan kerajaan. Keturunan Garis Darah (Bloodline) Jawa sangatlah penting dan bangsawan Cina, Eropa, Timur Tengah, saling menikah satu sama lain.
Di tahun 1700an semua perang-perang utama pada dasarnya terjadi di antara para anggota kerajaan yang punya hubungan dekat atau jauh, mereka semua terhubung satu sama lain dengan satu atau beberapa cara. Mereka berperang memperebutkan tanah dan kekayaan. Dengan teknologi yang lebih maju perang tersebut semakin merusak dan menghancurkan, dan dalam sebuah momen yang tercerahkan beberapa bangsawan setuju untuk mencoba berbuat perbaikan dan secara sistematis melakukan upaya “Program Pembibitan” (breeding program) diantara 128 keluarga kerajaan.
Banyaknya perang di Eropa adalah alasan yang sangat bagus untuk mengakhiri peperangan internal keluarga kerajaan. Pada sekitar tahun 1750, 128 kerajaan paling penting di dunia sepakat untuk membuat program pembibitan. Mereka menikah atau akan mempunyai pasangan anak pangerannya dengan mengikuti sistem yang menghormati anak lelaki pertama atau anak perempuan pertama, atau pasangan menurut perencanaan yang sama. Tujuannya adalah menciptakan “King of Kings” (Raja Diraja), seseorang yang secara equal mewakili masing-masing, dan setiap orang dari 128 keluarga kerajaan dunia yang berpartisipasi.
Yang berpartisipasi dari 128 menjadi 64    32      16     8      4    1.



Akhirnya di tahun 1900an “The One” telah lahir.

Sekarang mereka telah punya “seseorang”(The One) yang secara jujur mengatakan “saya mewakili anda semua”. Marilah kita panggil saja dia sebagai M-1, sebagai kependekan dari “Monetary-1”. Dengan keberadaan M-1 (Bung Karno/Soekarno) inilah waktunya untuk melangkah ke tahap berikutnya dari rencana. Pada tahun 1920-21 mereka mulai mengkonsolidasikan (memanggil kembali) kekayaan gabungan mereka dengan niat untuk menempatkannya di tangan M-1. 
M-1 lah yang kemudian berkewajiban mendistribusikan kekayaan gabungan sedunia menurut apa yang disetujui dalam rencana. Sembilan keluarga Kerajaan utama yang mewakili wilayah yang berbeda di dunia yang mengendalikan proyek ini.
Bersama-sama dengan Kerajaan Cina “KS”, salah satu yang paling aktif dan paling dihormati adalah PB X (Paku Buwono X). Dialah ayah biologis dari M-1 dan Raja Solo dari “Cakraningrat” atau “The Illuminated”, garis darah keturunan Nabi Raja Sulaeman (Solomon).
Maka di tahun 1928 PB X mengundang hadir atau mengadakan sebuah pertemuan di Solo, Jawa, bagi semua dari 128 keluarga kerajaan-kerajaan. Mereka di sini menandatangani sebuah POA (Pact of Agreement) yang mentransfer semua kekayaan gabungan ke tangan M-1. Dia kemudian diharapkan mendistribusikan kekayaan tersebut menurut sebuah persetujuan rencana yang disebut “The Plan of Expert”, yang mereka rasa bersifat Ilahiyah.
Hal ini didorong oleh sebuah usaha murni untuk perbaikan nasib yang lebih baik bagi umat manusia dan membawa mereka semua ke dalam tingkat kenyamanan material, setelah umat manusia cukup bebas dari kesulitan sehari-hari untuk dapat mencapai tujuan utama umat manusia “Bersatu denganTuhan” bagi masing-masing dan setiap orang. Ini adalah sebuah rencana kerja panjang untuk mempersatukan dunia, “Untuk hal yang sebaik mungkin dan bagi sebanyak mungkin orang”. Inilah prinsip dasar panduan mereka.

Bagaimana Cara Kerjanya?
Menurut “The Plan of Experts” tahun 1928
Jika anda mempunyai semua uang di dunia dan anda ingin membuat dunia yang lebih baik dan lebih adil, apa yang akan anda perbuat? Ini adalah pertanyaan yang serius. Orang-orang menghadapi problem atau kesempatan ini merencanakannya di jalur ini. Semuanya dengan niat yang sangat baik. Pertama kumpulkan semua itu ke dalam satu Pot/wadah yang besar. Kemudian aturlah seseorang yang kalian percayai untuk mengurusnya dengan pengawasan checks and balance in place.

Salah satu tujuan utamanya adalah untuk membebaskan bangsa-bangsa kolonialisme. Bangsa-bangsa yang baru tersebut harus diperintah dengan demokrasi terpimpin. Maka naik keatas piramida kekuasaan dunia, di sana harus ada sebuah forum dimana setiap bangsa mempunyai satu pilihan dan satu suara. Ketika sudah siap M-1 harus mentransfer kekuasaannya ke badan/lembaga pemerintahan dunia tersebut. Badan itu yang disebut “The United Nations” (Persatuan Bangsa Bangsa/PBB).
Semua bangsa-bangsa yang baru maupun yang lama merdeka itu membutuhkan pembiayaan. Untuk mensuplai hal itu dan melacak pergerakan utama uang pembiayaan, anda membutuhkan satu Bank Sentral bagi (yang mengontrol) semua Bank Sentral sedunia. BIS (Bank of International Settlement) di Switzerland, direncanakan disusun untuk keperluan tersebut. Untuk memberikan akses kepada setiap orang dengan cara terbaik dan terjelas mengenai infrastruktur dan pembiayaan, maka Bank Dunia (The World Bank) didirikan. Tugas Bank Dunia adalah untuk mengerjakan hal terbaik di bidangnya yang kemudian merencanakan solusi-solusi proyek dan infrastruktur di seluruh dunia. Mereka juga akan membiayai proyek yang tak dapat memenuhi persyaratan normal bank-bank komersial. Mereka juga mengaprove penggunaan uang cash dari FED dan bank-bank lainnya. Proyek anda membutuhkan aproval Bank Dunia untuk mendapatkan pembiayaan.
Untuk memasok uang cash pada sisi swasta dari keuangan dunia, anda memerlukan outlet, The FED mengambil peran ini. Ini telah menjadi “Cash Flow” bagi dunia di sisi sektor swasta dari perbankan. Mereka telah mensuplai semua “Bank-bank Utama” dengan pembiayaan 25 Bank Top/Tertinggi di seluruh dunia. Tidak hanya milik orang Amerika, tapi juga bangsa-bangsa lain. Naaaaah, disinilah dimana terjadinya awal dari semua kesalahan. The FED kemudian telah menjadi sebuah alat politik untuk mendorong agenda-agenda politik, Para Pemilik The FED, seringkali membajak keseluruhan sistemnya.
Untuk menolong kejatuhan/kegagalan ekonomi dan membimbing mereka sepanjang jalan, mereka membutuhkan IMF (International Monetary Fund). Pekerjaan mereka adalah menjadi pemberi pinjaman dari bagian resort terakhir. Disinilah, maka “Demokrasi Terpimpin” diperlukan untuk mengambil peran. Semua bangsa-bangsa kecil yang baru merdeka yang direncanakan pada saat itu akan mendapatkan kesulitan dan IMF diharapkan ada di sana untuk mengatasi masalahnya.

Pengadilan (Justice)
Untuk memecahkan masalah hukum internasional dan isu-isu kemanusiaan yang melampaui perbatasan Nasional, mereka membutuhkan Mahkamah Internasional (International Court of Justice), The Hague (Pengadilan Denhag) mengisi peran ini. Salah satu yang melahirkannya adalah Konvensi Jenewa (Geneva Conventions). Kemudian di dalam skemanya, sekali sebuah negara bangsa baru secara mapan berdiri dan berfungsu, anda dapat menggabungkan mereka ke dalam blok yang lebih besar. Semuanya dala rangka kebutuhan untuk persatuan, perdamaian, dan kebersamaan. Amerika Serikat, dapat berdiri sebagai sebuah contoh yang baik dan solusi yang sama yang sebelum terlihat bagi Eropa, Afrika dan Asia juga.
Proyek ini masih berada dalam papan gambar, namun jika anda mengkaji berita-berita hari ini, anda akan melihat bagaimana benih-benihnya ada disana.

Perbedaannya dari apa (perencanaan) yang asli adalah bahwa ada kekuatan lain yang sekarang mendorong agenda yang sama dengan alasan ingin mengontrolnya sendiri. Timeline-nya sangat dekat-tepat-mirip. Waktu/zaman akan mengatakan kapankah semua ini akan terjadi dan bagaimana hal ini diimplementasikan. Sebagaimana yang tegak hari ini, kita akan berakhir dengan satu atau dua solusi. Sekarang ada pertempuran (perang) untuk menguasai kontrol tersebut: 1. Uang kertas dunia yang dibackup oleh cadangan emas yang dikelola oleh dewan antarbangsa. Atau, 2. Solusi masyarakat tanpa uang cash yang secara mutlak dikuasai bank-bank, atau para pemilik bank yang mengontrol suplai uang dan aliran uang.

Plan of The Expert 1928, tujuannya dan apa yang telah terjadi?
Tujuan:
1.       Menghancurkan Kolonialisme
2.       Membebaskan Bangsa-bangsa dan menciptakan awalan yang adil
3.       Mengontrol Bangsa-bangsa baru melalui hutang
4.       Menyatukan dunia
5.       Sebaik mungkin bagi sebanyak mungkin (bangsa/orang)

1.       Menghancurkan Kolonialisme melalui sebuah perang pembebasan dari kekuasaan kolonial dan tekanan ekonomi. Amerika Serikat adalah negara pertama yang mendapatkan akses ke pendanaan besar menurut “Plan of the Experts”. FED meminjam sejumlah sangat besar dan membiayai “the New Deal” pada tahun 1930an. Amerika Serikat di set sedemikian rupa menjadi pembebas bangsa-bangsa dan juara demokrasi. Untuk mencapai hal ini, niatan Amerika Serikat adalah :
a.       Membangun kekuatan militer
b.      Berfungsi sebagai polisi dunia
c.       Mengontrol hasil dari masa depan Perang Dunia ke-2
Kemudian terjadilah Perang Dunia kedua
·         Dan terjadilah pembebasan bangsa-bangsa
·         Penciptaan basis untuk Uni Eropa
·         Penciptaan basis untuk PBB

2.       Membebaskan bangsa-bangsa dan menciptakan awalan yang adil:
a.       Eropa
b.      Afrika
c.       Asia


Pada tahun 1946 Tiga buah kapal “Marshal Plan” dibuat di dalam kerangka PBB untuk mendanai dunia setelah Perang Dunia ke-2: penciptaan kebutuhan untuk sebuah cara baru untuk menciptakan uang cash yang hanya sebagian yang berdasarkan emas (Breton Woods 1942-1943) terjadi Hyper Account (sistem perdagangan di dalam the FED menciptakan uang dari nothing/tanpa jaminan kolateral emas. Checks and balances diterapkan) hal ini membawa KEKUASAAN YANG LEBIH BESAR untuk segitiga kekuasaan perbankan : the FED/BoE/BIS pada pembiayaan, daripada orang yang mengontrol Emas/M-1 (membuka pintu bagi pengambil-alihan sistem secara komplit oleh Perbankan pada tahun 1963-1965).
Pada tahun 1955 M-1 (Presiden Soekarno) menyelenggarakan Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung, dan M-1 menerbitkan sertifikat  FED/BoE/ BIS tidak pernah mau mengikuti kebijakan M-1 dan hasil KAA. Terjadi perpecahan antara bangsa Indonesia dan Cina yang dimulai sejak tahun 1928, dan semakin terpicu pada tahun 1934 setelah kematian Paku Buwono X, widens dan M-1 melirik kepada USA dan JFK (Jhon F. Kenedy) untuk membantu mengurangi KEKUASAAN FED. Dan untuk melakukan hal yang sebai mungkin bagi sebanyak mungkin orang. JFK dan M-1 berbagi kesepakatan: ada 3 perjanjian/kesepakatan/agreements: 1.Tapak Siring (Bali) 2. Washington Agreement 3.Green Hilton Memorial.
Green Hilton Memorial Agreement ini menghasilkan sebuah transfer dari M-1 kepada JFK sejumlah 140.000.000 kg emas untuk mendukung sebuah terbitan uang dolar/USD baru oleh US Treasury (EO.11110, Juli 1963). Tujuannya adalah untuk menggantikan peran FED dengan US Treasury sebagai penerbit US Dollar. Perjanjian ini ditandatangani pada tanggal 14 November 1963, namun beberapa hari kemudian (karena tindakan berani JFK dan Presiden Soekarno inilah) maka JFK dibunuh (oleh agen banker FED: Rothschild,dkk), lalu M-1 (Presiden Soekarno) menyampaikan pidato kunci: ”Untuk membangun Dunia Baru”. Bahkan untuk menandingi Olympic Games, Bung Karno menyelenggarakan GANEFO (GAmes of New Emerging FOrce). Presiden Soekarno ingin memulai mengaruk: PBB yang baru, FED yang baru, dan lain-lain. Namun karena sikap keras melawan dari Presiden Soekarno inilah maka M-1 (Bung Karno) dijatuhkan dari tampuk kekuasaannya sebagai Presiden Republik Indonesia melalui kudeta yang didukung oleh CIA, setelah beberapa kali gagal dibunuh. Beliau ditangkap dan dijadikan rumah tahanan sampai meninggal. Bahkan isunya beliau mati diracun/dibuat sakit yang mematikan. Semua dengan persetujuan diam-diam dari Cina.
Jadi apakah mereka, para pembajak dari kelompok bankir freemason telah dapat meraih agenda mereka yang digoreskan dari generasi ke generasi...? ini sangat terorganisir dengan cerdas. Kekuasaan yang terlihat dalam berita-berita hanyalah sebagian kecil saja. Di puncak masing-masing “piramida kecil”, duduklah orang yang secara hati-hati dipilih dan dipelihara. Anda tidak mungkin berada disana secara kebetulan, dan anda dimanapun tidak akan mendapatkan gambaran yang utuh.




(bersambung...)



6 komentar:

  1. permisi ya .... tulisan ni sgt mnarik klu bleh mw copy tulisanx

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  3. sejarahnya cocok dgn arsip yg saya simpan

    BalasHapus
  4. Saya sangat menyukai artikel tsb, dimana tidak semua orang tahu sejarah yang sebenarnya terjadi di masa lalu nusantara & dunia.

    BalasHapus

MOHON ISI ID DAN ATAU BERKOMENTAR SEBELUM COPY PASTE

PEDOMAN PENYAMPAIAN VOUCHER M1 DI LUAR INDONESIA

Kita yang ingin berpartisipasi dalam mendukung Indonesia pada 17-8-2017, bisa. Untuk mendukung Indonesia, kita juga bisa membawa Vouche...