Selasa, 10 Maret 2015

KEMBALI KEPADA PEMURNIAN


Usia kemerdekaan Bangsa Indonesia sudah memasuki masa tahun ke 70. 
Wajah-wajah 260 juta jiwa sangat mengharapkan perubahan kondisi nasib kesejahteraan dan dikembalikannya serta dipenuhinya perlindungan hak-hak asasi kehidupan rakyat dan harus benar-bernar dirasakan arti pembebasan serta kemerdekaan yang sejati. 
Kini sudah saatnya masyarakat dunia melangkah memasuki pintu gerbang emas kemerdekaan agung dunia.

Tokoh proklamator sejarah dunia Presiden Ir. Soekarno selalu mengingatkan dalam setiap pidato atau pernyataannya yang terkadang kita sebagai generasi mengganggap hal itu hanya sebuah ucapan atau ungkapan yang tanpa dasar filosofi dan hukum sebab akibat. Tahun 2015 ini adalah masa pembuktian fakta kebenaran dan misteri diungkapnya sejarah sang proklamator. 
Apa yang pernah disampaikannya bahwa, yang paling menyakitkan adalah 
"kita telah di jajah oleh bangsa kita sendiri “.
Terbukti hal itu terjadi hingga detik ini !!! 
Maka untuk mempertanggung jawabkan pernyataan sang proklamator tentang ,
“ Aku titipkan bangsa dan Negara kepadamu “, 

inilah saatnya kami sebagai generasi penerus para pendiri Negara,
UN-SWISSINDO | UN-SGE 
akan melaksankan amanat dan mandat tersebut atas dasar
“SURAT PUSAKA NUSANTARA KEMBALI TAHUN 1966 “,
bahwa seluruh pengendalian sistem tatanan dan penguasaan asset dunia diserahkan kembali kepada Dynasty (sistem kekuasaan Kerajaan).

Ini adalah sikap kepedulian dan pembelaan kami sebagai generasi pelurus dan pengantar seluruh rakyat untuk memasuki menuju pintu gerbang kemerdekaan agung itu, dan sebagai rasa tanggung jawab kami sebagai penghubung dan penyelesai sejarah antar dan inter generasi.

Tuhan telah menganugrahkan segala nikmat melalui sistem dan mukjizatnya untuk sebuah proses perubahan total andministrasi dunia, yaitu akan ditutupnya sejarah perjanjian lama dan dimulainya sejarah perjanjian dunia baru lewat dan oleh :

LTTN (Lembaga Tinggi dan Tertinggi Negara),
LTTB (Lembaga Tinggi dan Tertinggi Bangsa),
UN-SWISSINDO | UN-GSE.

Isi dan penjabaran landasan hukum realisasi surat perintah pengembalian seluruh bentuk kekuasaan dan asset-asset Negara kepada Dynasty telah disampaikan oleh
Royal K.681 King Of King’s,
The President United Nation Organization
HM.MR.A1. Sino AS.”S2”. IR. Sugihartonotonegoro, ST
dengan melalui surat berkode S/UN/-GSE.CTC/CTU-24/TB-79N/2015

secara resmi sudah disampaikan kepada
Presiden RI,
Gubernur Bank Indonesia,
Panglima TNI dan
Kepolisian RI
(telah kami posting di jejaring sosial media UN-SWISSINDO pada tanggal 1Maret 2015).

Hal ini sangat penting kami sampaikan untuk seluruh bangsa Indonesia pada khususnya dan bangsa bangsa di dunia pada umumnya. Kami menyampaikan hal penting ini berharap agar bangsa Indonesia mengetahui dan memahami isi surat pemberitahuan tersebut dengan sebaik baiknya. Sudah bukan saatnya lagi pihak manapun di negri ini untuk mengaburkan dan menutupi kebenaran sejarah.


Tanda dan simbol alam akan adanya persiapan peringatan hari kemerdekaan Indonesia pada angka “ 70 “ (peresmian Logo HUT RI ke-70 oleh Presiden RI ke-7 di tugu monumen nol “ 0 “ di kota Sabang ) adalah sinyal berakhir dan ditutupnya sejarah lama berubah menjadi system tatanan pemerintahan global. Hal itu juga berarti menjelaskan bahwa, telah habis dan berakhirnya masa kontrak atas nama kekuasaan pemerintahan RI . Bangsa Indonesia bersama dengan bangsa bangsa di seluruh dunia akan memulai kembali (restart) dari titik awal (titik “ 0 “) untuk bersama sama memulai dan memasuki era perjanjian tatanan dunia baru melewati pintu gerbang emas kemerdekaan agung yang sesungguhnya. Maka sepantasnyalah semua pihak menyambutnya dengan penuh rasa syukur dan kegembiraan. Kami berharap besar pihak yang telah menerima surat pemberitahuan dari UN-SWISSINDO | UN-GSE berkode S/UN-GSE.CTC/CTU-24/TB-79N/2015 dapat diterima dan melaksanakannya dengan penuh kesadaran murni serta sikap mendamaikan untuk dan atas nama kepentingan rakyat, bangsa dan Negara. Surat tersebut juga merupakan pelaksanaan mandat momen yang di acarakan pada 11 Maret 2014 yang dilaksanakan di Hotel Aston Cirebon Jawa Barat Indonesia.

Selama “ 70 “ tahun sudah kami para generasi menanti perubahan dan bermimpi mewujudnya kebenaran janji Tuhan untuk mensejahterakan dan memakmurkan umat manusia yang telah disampaikan oleh pelaku sejarah para resi, para rasul, para pendeta, para rahib, para pini sepuh dan pendiri Negara ini. Tuhan telah menentukan takdir kepada pihak yang telah disampaikannya surat pemberitahuan tersebut, dan juga telah ditentukannya nasib bangsa ini di hari esok. Maka manfaatkanlah sebaik mungkin kesempatan terakhir ini karena batas waktu yang telah ditetapkan. Kami hanya menyampaikan dan penyambung lidah rakyat dan memenuhi apa yang mereka sangat rindukan, apa yang mereka harap dan apa yang mereka inginkan selama ini. Itu semua adalah hak mereka.Terimalah ketetapan ini dengan penuh rasa suka cita karena segala kekuatan dan welas asih Tuhan selalu bersamanya.


MAHA KUASA PANATA BACA JAGAD ARAYA
JAGAD PRAMUDITA ANGGARDA PARAMITHA
INDONESIA MERCUSUAR DUNIA

PERS UN-SWISSINDO
UN SWISSINDO PUBLIKASI


1 komentar:

  1. Just tell that the Collateral House has emerged,

    see this website,
    www thecollateralhouse org

    youtube version,
    https://www.youtube.com/watch?v=dLskybgFRGQ

    BalasHapus

MOHON ISI ID DAN ATAU BERKOMENTAR SEBELUM COPY PASTE

PEDOMAN PENYAMPAIAN VOUCHER M1 DI LUAR INDONESIA

Kita yang ingin berpartisipasi dalam mendukung Indonesia pada 17-8-2017, bisa. Untuk mendukung Indonesia, kita juga bisa membawa Vouche...